Youtube Facebook Twitter Google+

Artikel tentang ‘kesehatan miss v’

Fakta Penting Seputar Vagina

Ilustrasi Fakta Seputar VaginaSelama ini, pembicaraan yang membahas fakta penting seputar vagina selalu saja dianggap masih tabu. Padahal, hal ini merupakan sebuah pengetahuan yang sudah seharusnya dimanfaatkan untuk mengarahkan kepada setiap wanita untuk tetap menjaga kesehatan organ reproduksi. Vagina merupakan satu bagian dari organ reproduksi yang harus selalu dijaga kesehatannya.

10 Fakta penting seputar vagina yang wajib Anda ketahui

1. Bentuk vagina berupa sebuah ruang (rongga) elastis.
Bentuk vagina berkerut-kerut, sehingga memungkinkan untuk memanjang dan menyesuaikan diri bila terdapat benda yang masuk di dalamnya. Jika tidak ada benda di dalamnya, dinding vagina akan bersentuhan satu sama lain.

2. Vagina wanita memiliki ukuran yang bervariasi.
Pada saat kondisi rileks, panjang vagina rata-rata 9 – 10 cm dengan diameter kurang lebih 2,5 cm. Pada saat terangsang, ukuran vagina akan membesar kurang lebih 12 – 15 cm dengan diameter sekitar 3,8 – 6,3 cm.

3. Bibir vagina atau disebut juga dengan vulva berbentuk tipis berwarna merah jambu sampai kebiruan.
Namun begitu, ada juga yang berwarna kecokelatan, tebal dan berkerut. Bibir vagina memiliki bentuk dan ukuran yang bervariasi antara wanita satu dengan lainnya. Bagian vulva ini bisa tampak panjang pada wanita yang pernah berhubungan intim  atau melahirkan.

4. Elastisitas selaput dara pada vagina bervariasi.
Pada beberapa wanita, selaput dara yang dimiliki sangat elastis sehingga memungkinkan penis untuk masuk tanpa menyobeknya, atau hanya sebagian kecil dari selaput dara yang sobek. Selaput dara yang tersisa akan tetap ada sampai melahirkan bayi secara normal. Selaput dara merupakan bagian dari vulva, ada yang satu lubang, dua, atau banyak lubang yang merupakan tempat lewatnya darah menstruasi dari dalam rahim.

5. Vagina akan selalu menjaga kelebabannya dengan mengeluarkan cairan.
Cairan ini berfungsi untuk menjaga kebersihan, membunuh kuman, serta menjaga derajat keasaman di dalam vagina. Cairan tersebut juga berguna saat keadaan terangsang, yaitu untuk menyediakan lubrikasi (pelicin) saat melakukan hubungan intim.

6. Beberapa hal dapat mempengaruhi keseimbangan vagina.
Diantaranya adalah tidak menjaga kebersihan vagina, kehamilan, gizi buruk, mengonsumsi antibiotik, memakai celana dalam yang ketat dan lembab serta penggunaan alat kontrasepsi. Sperma juga merupakan penyebab terganggunya keasaaman vagina karena sperma bersifat basa.

7. Vagina terkadang akan terasa kering.
Hal ini dapat terjadi karena stres, menstruasi, atau penggunaan kondom tanpa cairan. Kondisi vagina yang kering dapat menimbulkan rasa sakit pada saat berhubungan.

8. Apabila tercium aroma yang tidak sedap pada vagina seperti bau amis, dapat dipastikan Anda sedang terinfeksi bakteri vaginosis. Infeksi ini bukan dari pasangan Anda, tetapi dari bakteri yang sudah ada di dalam vagina. Sebagaimana kita ketahui, di dalam vagina terdapat bakteri jahat dan bakteri baik dimana pada wanita sehat, jumlahnya seimbang. Ketika keseimbangan terganggu, maka timbullah infeksi.

9. Pembersihan vagina dengan cara douching tidak dianjurkan oleh sebagian besar dokter.
Douching adalah cara membersihkan vagina dengan menyemprotkan cairan tertentu ke dalam vagina. Douching dapat mengubah keseimbangan alami vagina sehingga lebih mudah terjadinya infeksi.

10. Tidak dianjurkan memakai bedak ataupun parfum pada vagina Anda karena dapat merusak keseimbangan keasaman vagina.

Itulah 10 fakta penting seputar vagina yang perlu Anda ketahui agar Anda mempunyai pengetahuan sehingga Anda bisa merawat organ reproduksi Anda dengan benar.

Gambar Alat Reproduksi Wanita

Untuk lebih memperjelas pembahasan tentang sistem reproduksi wanita dan alat reproduksi wanita, berikut kami sajikan gambar anatomi alat reproduksi pada wanita dengan ukuran yang lebih besar.

Gambar Alat Reproduksi Wanita Tampak Depan

Gambar Alat Reproduksi Wanita tampak depan

Gambar 1. Alat Reproduksi Wanita tampak depan

Gambar Organ Reproduksi Wanita Tampak Samping

Gambar Alat Reproduksi Wanita tampak samping

Gambar 2. Alat Reproduksi Wanita tampak samping

Itulah dua gambar alat reproduksi wanita atau anatomi organ reproduksi pada wanita yang kiranya cukup jelas, mudah-mudahan bisa memperdalam pengetahuan anda mengenai sistem reproduksi pada wanita.

Alat Reproduksi Wanita dan Fungsinya

Anatomi alat reproduksi wanita memang dibuat rumit dimana terdapat dua percabangan indung telur. Setiap bulan kedua indung telur ini bergantian menghasilkan sel telur. Di dalam organ reproduksi wanita juga terdapat bermacam-macam kelenjar yang mempunyai peran masing-masing dalam sistem reproduksi wanita. Dibawah ini kami sertakan gambar anatomi organ reproduksi pada wanita.

Gambar Anatomi Alat Reproduksi Wanita

Gambar Anatomi Alat Reproduksi Wanita

Anatomi Alat Reproduksi Wanita

Rahim

Rahim atau yang biasa disebut dengan uterus merupakan alat reproduksi wanita yang paling utama. Salah satu ujungnya adalah leher rahim (serviks) dan ujung yang lainnya adalah tabung falopian (tuba fallopi). Rahim berada di pelvis dan dorsal ke kandung kemih dan ventral ke rectum. Rahim ditahan oleh beberapa ligament. Pada kondisi tidak hamil, ukuran rahim hanyalah beberapa centimeter saja. Di dalam rahim banyak terdapat otot. Lapisan permanen jaringan otot yang terdalam disebut dengan endometrium.

Fungsi utama rahim adalah menerima pembuahan ovum yang tertanam ke dalam endometrium dan dapat makanan dari pembuluh darah. Ovum yang dibuahi menjadi embrio dan berkembang menjadi fetus. Setelah itu akan menjadi gestates hingga kelahiran. Jika terjadi kehamilan rahim akan didorong ke dalam perut sampai ke perluasannya.

Indung Telur (Ovarium)

Indung telur atau ovarium merupakan kelenjar kelamin yang dimiliki oleh wanita. Terdapat dua ovarium dalam sistem reproduksi wanita. Ovarium berfungsi memproduksi sel telur dan mengeluarkan hormon steroid dan peptide seperti estrogen dan progesteron. Hormon estrogen dan progesteron ini berperan dalam persiapan dinding rahim untuk implantasi telur yang dibuahi. Hormon-hormon ini juga berperan memberikan sinyal pada kelenjar hipotalamus dan pituari dalam mengatur siklus menstruasi. Setelah sel telur diovulasikan maka akan masuk ke tuba fallopi dan bergerak menuju rahim. Jika ada sperma yang masuk maka sel telur akan melakukan implantasi pada dinding uterus dan berkembang menjadi proses kehamilan.

Tuba Fallopi

Tuba fallopi atau tabung falopi merupakan dua buah saluran halus yang menghubungkan ovarium dengan rahim. Panjang tuba falopi pada manusia adalah antara 7 hingga 14 cm. Saat sel telur berkembang dalam ovarium, ia akan diselubungi folikel ovarium. Apabila sel telur matang, maka folikel dan dinding ovarium akan runtuh dan membuat sel telur berpindah memasuki tuba fallopi dan dilanjutkan ke rahim dengan bantuan cilia.

Leher Rahim (Serviks)

Leher rahim atau serviks merupakan bagian dari alat reproduksi wanita yang terletak di bagian bawah rahim. Tugas serviks ini adalah membantu jalannya sperma dari vagina menuju rahim. Leher rahim mengeluarkan lendir tertentu dengan tugas yang berbeda-beda dan berada di daerah yang berbeda-beda pula.

Vagina

Vagina adalah saluran berbentuk tabung yang menghubungkan rahim ke bagian luar tubuh wanita. Vagina merupakan alat reproduksi yang berada di bagian paling luar seperti halnya penis pada pria. Vagina dapat menghasilkan berbagai macam sekresi, seperti keringat, skene pada vulva, cairan endometrial, oviductal, cervical mucus dam lain-lain. Sekresi pada dinding vagina itu sendiri adalah sesuatu yang dapat meningkatkan gairah seksual pada wanita.

Vagina merupakan organ reproduksi wanita yang begitu rentan terkena infeksi karena batas antara uretra dengan anus sangat dekat. Sehingga dapat menimbulkan kuman penyakit seperti jamur, bakteri maupun virus yang mudah masuk ke liang vagina. Infeksi dalam vagina juga dapat terjadi karena terganggunya keseimbangan ekosistem.  Ekosistem vagina adalah sebuah lingkaran kehidupan yang dipengaruhi oleh dua unsur utama, yaitu estrogen dan bakteri Lactobacillus, bakteri yang baik. Dalam ekosistem normal di dalam vagina terdapat berbagai macam bakteri, sekitar 95 persen lactobacillus dan 5 persen adalah pathogen (bakteri yang jahat). Walaupun terdapat bakteri pathogen, namun tidak akan mengganggu selama kondisi ekosistem vagina masih seimbang. Keseimbangan akan terganggu apabila derajat keasaman menurun, pertahanan alamiah akan turun dan rentan terhadap infeksi.

Ekosistem vagina yang tidak seimbang bisa disebabkan oleh banyak faktor, diantaranya adalah kontrasepsi oral, diabetes mellitus, antibiotika, darah haid, cairan sperma, douching, dan gangguan hormon seperti pubertas, kehamilan atau menopause. Anda dapat mengatasi hal tersebut dengan selalu merawat kebersihan vagina anda.

Itulah beberapa hal penting yang perlu anda ketahui tentang alat reproduksi dalam sistem reproduksi wanita. Dengan mengetahui alat reproduksi wanita dan fungsi-fungsinya, anda akan lebih mudah dalam menangani organ yang paling berharga anda.

Mengenal Sistem Reproduksi Wanita

Seputar Sistem Reproduksi Wanita

Gambar Organ Reproduksi WanitaStruktur internal sistem reproduksi wanita berada dibagian bawah perut dimana terdapat beragam alat reproduksi wanita yang bekerja sesuai dengan fungsinya masing-masing. Indung telur bertugas sebagai tempat penyimpanan telur, dan disinilah tempat pertemuan sperma dengan sel telur. Sebuah sel telur matang akan dilepaskan dari indung telur setiap bulan. Jika tidak ada sperma yang masuk, maka sel telur tersebut akan mengarah ke tuba falopi dan kemudian akan didorong ke vagina, yaitu saluran yang menghubungkan rahim dengan lingkungan di luar tubuh. Dan terjadilah menstruasi. Sekarang anda sudah tahu kenapa menstruasi datang setiap bulan.

Gangguan pada Alat Reproduksi Wanita

Banyak sekali gangguan maupun penyakit yang bisa menyerang alat reproduksi wanita. Gangguan-gangguan tersebut antara lain:

  • Radang atau infeksi
  • keputihan abnormal
  • kista
  • Tumor rahim atau Myoma
  • Kanker leher rahim atau Kanker Serviks

Gangguan-gangguan organ kewanitaan di atas tak lepas dari pengetahuan anda dalam mengenal alat reproduksi wanita. Merawat alat reproduksi wanita memang tidaklah mudah untuk dilakukan. Anda harus mempunyai pengetahuan khusus tentang hal tersebut. Sebab jika anda salah langkah maka dapat beresiko terkena kanker. Sebagai contoh saat bagian vagina kita terasa gatal, maka untuk menghilangkan rasa gatal tersebut adalah dengan menggunakan bedak tabur. Padahal seharusnya tidak boleh menggunakan bedak tabur, karena hal tersebut akan beresiko dalam penyebaran kanker leher rahim atau kanker serviks. Jika kita tidak mempunyai pengetahuan yang luas mengenai sistem reproduksi wanita, maka kita tidak akan tahu bahwa bedak tabur seharusnya tidak digunakan pada daerah organ kewanitaan.

Untuk itu perdalamlah pengetahuan anda mengenai sistem reproduksi wanita agar terhindar dari kesalahan dalam menangani gangguan pada organ kewanitaan anda.

Crystal X for Women – Meremajakan Organ Kewanitaan

Crystal X for Women mempunyai banyak manfaat dalam merawat keremajaan organ kewanitaan anda. Dengan ramuan alami dari berbagai mineral alam dibantu dengan antiseptik, Crystal X mampu menyembuhkan infeksi dan iritasi, membersihkan kotoran di daerah organ kewanitaan, menghilangkan bau tidak sedap dan membuat aroma yang lebih segar di area miss-V, menyempitkan dan menambah kepekaan miss-V sehingga kembali seperti perawan.

Kesaksian Ibu-ibu pengguna Crystal X for Women

Itulah video wawancara terhadap dua wanita yang merasakan besarnya manfaat Crystal X for Women dalam merawat organ kewanitannya.