Home » Info Kesehatan » Kanker Serviks – 7 Fakta Penting yang Wajib Anda Ketahui

Kanker Serviks – 7 Fakta Penting yang Wajib Anda Ketahui

Kanker Serviks (Cervical Cancer) atau kanker leher rahim memang bukan sesuatu yang asing bagi kita, terutama bagi kaum wanita. Kanker serviks menjadi penyakit yang paling mengerikan saat ini. Berikut beberapa fakta penting tentang kanker serviks yang wajib Anda ketahui :

Apa itu Kanker Serviks?

Gambar ilustrasi kanker serviks pada wanitaKanker serviks adalah sejenis kanker yang 99,7% disebabkan oleh virus yang bernama Human Papilloma Virus (HPV) onkogenik, yang menyerang leher rahim. Kanker ini bisa datang dengan pendarahan vagina, tetapi gejala kanker ini tidak terlihat sampai kanker memasuki stadium yang lebih tinggi. Salah satu cara untuk mendeteksi keberadaan kanker serviks adalah menggunakan metode Pap smear. Di negara berkembang seperti Indonesia, penggunaan program pengamatan leher rahim (Pap smear) mengurangi insiden kanker serviks yang sangat signifikan, yaitu sebesar 50% atau lebih. (id.wikipedia.org)

Apa bahaya penyakit kanker serviks?

Berdasarkan data Badan Kesehatan Dunia (WHO), saat ini penyakit kanker serviks menempati peringkat teratas di antara berbagai jenis kanker yang menyebabkan kematian pada perempuan di dunia. Di Indonesia, setiap tahun terdeteksi lebih dari 15.000 kasus kanker serviks. Sekitar lebih dari 8.000 kasus di antaranya berakhir dengan kematian. Dan yang lebih menyedihkan lagi, Indonesia merupakan negara dengan jumlah penderita kanker serviks yang tertinggi di dunia.

Apa saja Penyebab Kanker Serviks?

Pertama, kanker serviks disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus). Virus ini memiliki lebih dari 100 tipe, di mana sebagian besar di antaranya tidak berbahaya dan akan lenyap dengan sendirinya. Jenis virus HPV yang menyebabkan kanker serviks dan paling fatal adalah virus HPV tipe 16 dan 18.
Kedua, selain disebabkan oleh virus HPV, sel-sel abnormal pada leher rahim juga bisa tumbuh akibat paparan radiasi atau pencemaran bahan kimia yang terjadi dalam jangka waktu cukup lama.

Bagaimana Cara Penularan Kanker Serviks?

Penularan virus HPV bisa terjadi melalui hubungan seksual, terutama yang dilakukan dengan berganti-ganti pasangan. Penularan virus ini dapat terjadi baik dengan cara transmisi melalui organ genital ke organ genital, oral ke genital, maupun secara manual ke genital. Karena itu, penggunaan kondom saat melakukan hubungan intim tidak terlalu berpengaruh mencegah penularan virus HPV. Sebab, tak hanya menular melalui cairan, virus ini bisa berpindah melalui sentuhan kulit.

Apa sajakah Gejala Kanker Serviks?

Kanker serviks pada stadium awal tidak menunjukkan gejala yang khas, bahkan bisa tanpa gejala. Pada stadium lanjut sering memberikan gejala seperti perdarahan post coitus, keputihan abnormal, perdarahan sesudah mati haid (menopause) serta keluar cairan abnormal yang berwarna kekuning-kuningan, berbau dan bercampur darah.

Gejala kanker serviks tingkat lanjut :

  • keputihan yang berlebihan dan tidak normal.
  • perdarahan di luar siklus menstruasi.
  • penurunan berat badan secara drastis.
  • muncul rasa sakit dan perdarahan saat berhubungan intim.
  • hambatan dalam berkemih, serta pembesaran ginjal
  • Apabila kanker sudah menyebar ke panggul, maka pasien akan menderita keluhan nyeri punggung

Apakah Kanker Serviks bisa disembuhkan?

Kanker serviks bukanlah penyakit mudah, dan biasanya penyakit ini terdeteksi setelah pada stadium lanjut sehingga sulit sekali untuk bisa sembuh dengan total.  Pengobatan terhadap kanker serviks ini akan lebih mudah jika kanker tersebut bisa terdeteksi dari awal. Secara umum ada 2 jenis pengobatan kanker, yaitu pengobatan medis seperti operasi, kemoterapi, radioterapi ataupun terapi pengobatan alternatif seperti penggunaan obat herbal, terapi akupunktur dan lain-lain. Maka dari itu, melakukan pencegahan sejak dini lebih baik daripada melakukan pengobatan.

Bagaimana Cara Pencegahan Kanker Seviks?

Beberapa cara mencegah kanker serviks ini dapat dilakukan dengan pemberian vaksinasi dan program skrinning. Di negara maju, kasus kanker serviks ini sudah mulai menurun dengan adanya program deteksi dini melalui metode pap smear. Vaksin HPV akan diberikan pada perempuan usia 10 hingga 55 tahun melalui suntikan sebanyak tiga kali, yaitu pada bulan ke nol, satu, dan enam. Dari penelitian yang dilakukan, terbukti bahwa respon imun bekerja dua kali lebih tinggi pada remaja putri berusia 10 hingga 14 tahun dibanding yang berusia 15 hingga 25 tahun.

Nah itulah 7 fakta singkat yang wajib Anda ketahui mengenai penyakit kanker serviks pada wanita. Dengan mengetahui fakta-fakta tersebut, diharapkan Anda sebagai wanita mempunyai pengetahuan yang cukup agar terhindar dari kanker serviks ini.

3 tanggapan untuk “Kanker Serviks – 7 Fakta Penting yang Wajib Anda Ketahui”

  1. oh,, saya pikir yang metode dengan asam cuka itu bisa dilakukan hanya dengan meneteskan asam cuka pada cairan keputihan atau dilakukan di luar rahim (deteksi tidak langsung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *