Youtube Facebook Twitter Google+
Home » Info Kesehatan » Cara Mendeteksi Kanker Serviks

Cara Mendeteksi Kanker Serviks

Cara mendeteksi kanker serviks

Deteksi kanker serviks dengan Pap Smear

Mendeteksi kanker serviks sejak dini dapat membantu mencegah penyebaran penyakit yang menjadi momok menakutkan ini. Nah, bagaimanakah cara mendeteksi bahwa seorang wanita terinfeksi HPV, yang merupakan penyebab kanker serviks? Perubahan-perubahan sel di dalam leher rahim bisa terjadi tanpa adanya tanda-tanda fisisk ataupun rasa sakit sekecil apapun. Apabila tidak dideteksi dan ditangani dengan baik, dapat saja menjadi kanker. Ada beberapa cara mendeteksi kanker serviks sejak dini. Di bawah ini adalah cara-cara pendeteksian kanker serviks yang bisa dilakukan.

1. Deteksi Kanker Serviks dengan Metode Pap smear

Papanikolaou test atau Pap smear adalah metode screening ginekologi yang dicetuskan oleh Dr. George N. Papanicalaou, untuk menemukan proses-proses premalignant dan malignant di ectocervix, dan infeksi dalam endocervix dan endometrium. Pap smear merupakan pemeriksaan  sederhana untuk penapisan awal dari gejala kanker leher rahim yang disebabkan oleh human papillomavirus atau HPV. Metode Pap smear yang umum dilakukan yaitu dokter menggunakan pengerik untuk mengambil sedikit sampel sel-sel serviks atau leher rahim untuk kemudian sel-sel tersebut akan dianalisa di laboratorium. Tes ini dapat menyingkapkan apakah ada infeksi, radang, atau sel-sel abnormal. Menurut perkiraan, di Inggris Pap smear mencegah sekitar 700 kematian per tahun. Wanita yang aktif secara seksual disarankan menjalani Pap smear sekali setahun.

2. Deteksi Kanker Serviks dengan Metode IVA

IVA merupakan salah satu metode pendeteksian kanker serviks sejak dini. IVA atau Inspeksi Visual dengan Asam Asetat adalah metode baru deteksi dini kanker serviks dengan mengoleskan asam asetat (cuka) ke dalam leher rahim. Bila terdapat lesi kanker, maka akan terjadi perubahan warna menjadi agak keputihan pada leher rahim yang diperiksa. Metode tersebut memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan dengan papsmear yang selama ini lebih populer. Anda dapat melakukan metode IVA ini di Puskesmas dengan harga relatif murah. Ini dapat dilakukan hanya untuk deteksi dini. Jika terlihat tanda yang mencurigakan, maka metode lainnya yang lebih lanjut harus dilakukan.

3. Deteksi Kanker Serviks dengan ThinPrep Pap Test

Metode ThinPrep Pap Test merupakan pengembangan dan perbaikan pertama terhadap Pap Smear untuk mengatasi sebanyak mungkin kelemahan yang terdapat pada Pap Smear. Para Peneliti di seluruh dunia menyimpulkan kalau metode ThinPrep Pap Test ini lebih akurat dibanding paptTest biasa dengan menurunkan angka negatif palsu.

4. Deteksi Kanker Serviks dengan Tes DNA

Tes DNA terhadap Human Papilloma Virus (HPV) merupakan salah satu cara ampuh untuk mendeteksi kanker serviks. Cara ini dianggap menjadi pilihan terbaik untuk mendeteksi jenis kanker serviks pada wanita berusia 30 tahun atau lebih. Tes DNA ini berfungsi mendeteksi keberadaan virus Human Papillomavirus (HPV) penyebab kanker leher rahim. Hasil tes DNA ini terbukti lebih akurat dibanding dengan metode tes Pap Smear.

Nah, itulah beberapa cara mendeteksi keberadaan Human virus HPV pada wanita. Dengan mengetahui cara mendeteksi kanker serviks sejak dini diharapkan dapat membantu mengurangi penyebaran kanker serviks yang mematikan ini.

Artikel lain yang mungkin Anda suka

Video Kanker Serviks (Mulut Rahim)

Kanker Serviks – 7 Fakta Penting yang Wajib Anda Ketahui

Bagaimana menurut anda?